Monday, May 26, 2014

RANDOM WEEKEND

Tanggal 17 Mei lalu, saya ikut suami bertugas ke beberapa titik daerah Wonosobo Kebumen sekalian mau mudik. Maklum udah beberapa bulan enggak mudik bereng mumpung ada kesempatan jadi sekalian. Hari itu kami berangkat sekitar jam 8 pagi dari Semarang setelah sarapan sebelumnya. Kami memotong jalan melalui Bandungan-Sumowono tembus Kedu, Temanggung lanjut Parakan Kertek dan Wonosobo. Berhenti satu kali di pom Wonosobo untuk isi bensin dan ke toilet, dari sana lanjt ke arah Dieng menuju PLTA Garung-tempat tujuan pertama. Sampai di PLTA Garung kami kecewa karena PLTA baru akan dioperasikan pukul 17.00 padahal 2 hari sebelum berangkat kami sudah memastikan bahwa tempat itu beroperasi selama 24 jam seperti biasa, dan mereka mengatakan iya, mungkin karena itu weekend ya jadi jam beroperasi dibedakan. Saat itu pukul 11.30, akhirnya kami memutuskan untuk mengambil sampel air dulu di sepanjang aliran PLTA dan setelah itu kami beranjak naik. Naik?? Kemana?? Penasaran kaaaannn..... Kami naik menuju Telaga Menjer.


Ini dia tempatnya, tunjuk-tunjuk poto bawahnya. Baguus kaaan....apalagi kalo liat langsung :)




Yes, Telaga Menjer yang eksotis...keindahan yang tersembunyi dibalik pepohonan pinus dan perbukitan :D. Dari PLTA Garung mata kita akan dimanjakan dengan pemandangan indah perbukitan, bunga-bunga liar tumbuh disepanjang jalan dan lereng bukit dan tebing, udaranya bersih menyegarkan. Sepanjang perjalanan menuju Telaga Menjer kami sengaja mematikan AC Mobil kami dna membuka jendela lebar-lebar mengisi paru-paru kami dengan udara bersih. Mengambil nafas dalam-dalam seraya memejamkan mata kami, kamu akan merasakan sapuan angin yang begitu lembut membuatmu ingin terus tersenyum :D

Selain udaranya yang bersih banget, suasana yang tenang, dan pemandangan yang ciamik...disini kamu bakalan denger berbagai macam suara dari burung dan berbagai macam hewan lain. Pokoknya kalo main ke Wonosobo harus menyempatkan diri mampir ke Telaga Menjer ini. WAJIB!!!



Bagi penikmat hobi memancing, kegiatan ini juga bisa dilakukan disini lho...kami bertemu beberapa orang yang sedang memancing saat kami (lagi-lagi) sedang mengambil sampel air :D

Setelah selesai mengambil sampel air, akhirnya kami memutuskan untuk turun untuk mencari makan skalian masjid untuk sholat maklum waktu itu sudah jam 12.15. Dalam perjalanan menuju masjid saya nyeletuk ke suami "Yah, kenapa nggak ke Dieng aja skalian mumpung sampe sini..lagian kan kita mau nunggu PLTA-nya operasi jam 17.00 nanti..masih lama lho..." terus suami jawab gini: "Emang jauh ga sih Cin dari sini?" aq langsung nyamber aja" Enggak kok, palingan 20 menit yah..gimana?" aq senyum-senyum gitu nungguin jawaban suami. Akhirnya diputuskan kami akan menjelajah Dieng sembari menunggu waktu bergerak menuju pukul 17.00, usut punya usut ini pertama kalinya suami ke Dieng (ssssstttt...jangan bilang-bilang ya).
Di tengah jalan kami melewati pos penjagaan obyek wisata, disana kami ditarik biaya Rp. 2.000,- per kepala, tak berapa lama, kamipun sampai. Saya mengajak untuk langsung menjelajah ke kawasan Candi Arjuna, memasuki area parkir kami turun dari mobil. Saya celingak-celinguk mencari petugas yang biasanya menjual tiket masuk seharga Rp 10.000,- termasuk kawasan Kawah Sikidang, tapi tidak ada. Akhirnya kami memutuskan langsung jalan-jalan menuju Kompleks Candi Arjuna :).

Memasuki kompleks, saya dikejutkan pemandangan unik---karakter teletubies---yang bisa diajak berfoto dengan membayar Rp. 15.000,- Sayapun mengajak suami berfoto bersama mumpung cuaca cerah, maklum dikesempatan yang lalu kan saya belum sempat untuk berfoto bersama karena terkendala cuaca :D



Selain karakter teletubies ada juga karakter dari cerita pewayangan yang bisa diajak berfoto, seperti hanoman dan beberapa tokoh lain dengan tarif yang kurang lebih sama. Foto-foto seperti ini cukup menghibur ketika kita buka kembali kumpulan album perjalanan kita. Jadi jangan sampai terlewat ya...


Menurut sejarah, Kompleks bangunan candi Arjuna merupakan salah satu candi hindu tertua di Jawa. Beberapa bangunan candi masih bisa dibilang utuh namun ada juga yang berupa puing-puing, runtuh termakan usia atau faktor lain.







Suasana disini agak panas karena terletak di area yang datar meskipun dikelilingi pepohonan namun tidak cukup tinggi untuk menghalau teriknya mentari :) Tapi disini merupakan salah satu spot yang OK untuk mengabadikan moment, barisan tanaman yang cantik juga menghiasi tempat ini.






Berhubung waktu berkunjung kami terbatas, dan jam menunjukkan pukul 15.00 kami memutuskan untuk kembali ke Garung tanpa mengunjungi obyek lain seperti Kawah Sikidang dan Telaga Warna. Mungkin lain kali.. dan tanpa mengurangi rasa sayang saya sama suami sampai jumpa dilain waktu. Au Revoir..... UUU yeah :D




No comments:

Post a Comment