Thursday, April 14, 2016

LAVA TOUR, MENJAMAH SISI LAIN MERAPI


Siapa yang tak kenal merapi? kita sebagai masyarakat Indonesia apalagi yang tinggal di Jawa pastilah mengenal salah satu gunung paling aktif di dunia ini. Apalagi pasca erupsi 2010 lalu, Merapi makin nge-hits :D. Kebetulan beberapa waktu yang lalu saya bersama rekan kantor mendapat kesempatan untuk mencicipi serunya menjelajah Merapi. Serunya dimana? Seru karena kami diajak berkeliling merapi melalui jalur tidak biasa, lebih tepatnya jalur lahar dingin Merapi yang telah membumi hanguskan ratusan rumah warga dan juga warga itu sendiri. Yup, kami diajak berkeliling merapi dengan mengendarai mobil Jeep Willys untuk off road melalui paket wisata Lava Tour Merapi Kaliadem. Seru kan? Seruuuu dong tapi kayaknya nggak seru deh kalo belum nyobain sendiri hehhehe gaya banget yah mentang-mentang udah nyobain.

bersama Rombongan kantor 

Kami serombongan dari kantor, sekitar 50 orang berangkat dari Semarang menuju Jogja, tepatnya daerah Kaliurang untuk melakukan rehat sejenak dari rutinitas kantor. Kami mengadakan semacam piknik bersama sekaligus sesi motivasi agar kembali semangat dalam bekerja. Kami berangkat selepas sholat Jumat dan sampai di Wisma tempat kami menginap sebelum Maghrib, maklum jalanan di akhir pekan padat merayap. Malam itu kami istirahat.

Paginya setelah sarapan kami diajak untuk olahraga sebentar dan juga melakukan pemanasan lewat beberapa permainan yang membutuhkan tingkat konsentrasi tinggi dan juga kerjasama yang solid dari tim. Permainan berlangsung seru hingga tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 09.00. Waktunya tour... yeay!!

Waktu itu kami dibagi menjadi beberapa kelompok berisi 4 orang karena Jeep hanya muat dinaiki maksimal 5 orang termasuk driver. Cuaca cukup hangat dan langit cerah, kami diajak menyusuri kaliurang lewat jalur yang berbeda, memasuki perkampungan, mendaki perbukitan, dan saling mengejar dengan jeep lain. Menyusuri lautan debu pasir sisa erupsi Merapi bukanlah hal mudah. Medan yang sulit dan rute yang terjal memaksamu untuk terus berpegangan supaya tidak jatuh ketika pengemudi menginjak rem atau memacu gas dalam-dalam. Tapi disitulah letak keseruannya! Adrenalinmu bakal terpacu.

Sebelum merangsek naik di ketinggian Merapi, kami diajak mampir ke Museum Sisa Hartaku. Museum ini berisikan barang-barang kenangan yang menjadi saksi bisu ganasnya letusan Merapi. Botol kaca yang meleleh, rangka sepeda motor, peralatan memasak yang rusak berat dan berselimutkan debu, hingga kerangka hewan peliharaan. Sebuah jam yang berhenti diangka 00.05 menjadi penanda waktu terjadinya tragedi tersebut. Dari sini perjalanan menuju Merapi semakin meliuk diwarnai kepulan debu dari jeep barisan depan. Kami saling memacu gas, berkejaran menjadi yang terdepan sembari menikmati pemandangan hijau disekitar dan sejuknya angin pegunungan. Kaliadem, yang dulunya kawasan hutan yang cukup asri berubah menjadi lautan pasir. Jejak lain keganasan Merapi. Disini kami menyaksikan kegagahan Merapi dari dekat, mengagumi dan memuja ciptaan-Nya. Selain itu kami juga masuk ke dalam bunker yang dibangun untuk menyelamatkan diri tatkala terjadi erupsi namun tetap ada yang meregang nyawa disana. sebelum meninggalkan Kaliadem kami diajak untuk merenung sejenak, bersyukur karena masih diberikan berkah kehidupan sehingga bisa menikmati dan mengagumi berbagai keindahan ciptaanNya dan mendoakan saudara-saudara yang sudah menjadi korban Merapi. Semilir angin melambungkan doa-doa kami dan meniupkan harapan baru lewat pasir yang berbisik.

Rombongan Jeep dan kepulan debu

Kerangka Hewan Ternak

Jam Legendaris Saksi Bisu Erupsi Merapi

Narsis dikit di lereng Merapi

Beranjak dari Lereng Merapi di Kaliadem, kami menyusuri jalanan yang sama untuk pulang ke penginapan. Namun keseruan belum berhenti sampai disitu. Jeep kami di belokkan menuju arah Kali Kuning untuk bermain air sebentar. Yang paling seru adalah setelah melewati jalanan sempit yang curam dan berkelok Jeep akan digeber dengan kencang masuk ke dalam sungai. Byuur....jeep membelah air dan kami lewat diantara air yang berderak naik, membasahi seluruh tubuh. Meski dingin dan tubuh kotor terkena air serta lumpur nyatanya hal ini membuat ketagihan dan ingin mengulanginya lagi dan lagi. Sayang sekali kami tidak sempat berfoto di sesi ini.

Bagi saya, ini adalah salah satu liburan terseru bersama teman-teman kantor yang pernah saya ikuti. Penasaran dengan keseruannya? Silakan mencoba sendiri bersama keluarga atau orang-orang terdekat dijamin asik. Selamat berlibur.



2 comments:

  1. Wah seru sekali mbak Dani. Jadi pengen naik jeep deh hehe

    Itu di museumnya ngeri juga ya mbak, sampai ada kerangka hewan segala

    Iyalah ini memang liburan yang sangat menyenangkan, saya juga mauuu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Anjar..seru banget...kalau nggak salah sewa jeep per rute nggak begitu mahal kok mulai dari 300 an

      Delete