Monday, May 29, 2017

ES DEGAN, MENU FAVORIT SEPANJANG MASA

Halo gaess...

Menyambut puasa tahun ini udah ada persiapan apa aja nih? Olahraga mungkin, biar badan tetap fit dan bebas serangan kuman dan virus jahat. Maklum, musim peralihan musim alias pancaroba gini bikin badan cepat drop dan stamina menurun. Jadi, harus pinter-pinter jaga badan ya gaes, olahraga dan diimbangi asupan yang bergizi. 

Ngomong-ngomong soal asupan, kalau bulan puasa tiba biasanya akan ada banyak ragam makanan yang bermunculan atau memang hanya ada di bulan puasa. Ragam makanan inilah yang biasanya bikin kita sebagai wanita dan emak-emak khususnya lapar mata. Pengen dibeli semua deh itu makanan yang enak-enak padahal ujung-ujungnya belum tentu dimakan sendiri dan kadang malah dibuang. Hayo ngaku siapa yang suka begini??


Semoga kita nggak termasuk golongan yang suka kalap kalo liat makanan enak ya gaes :) Amin..
Oiya, soal makanan enak apa sih menu favorit kalian? Kalau saya sih suka hampir semua makanan apalagi yang enak-enak hehehe.. makanya kalau disuruh milih yang paling favorit suka bingung juga nentuinnya. Tapi diantara sekian banyak makanan yang begitu saya sukai ada satu yang selalu di hati. Adalah Es Degan alias es kelapa muda yang menyegarkan tenggorokan kala dahaga melanda. Es Degan yang memang sudah dari sananya punya sensasi dingin ketika diminum walaupun nggak dikasih es selalu bisa meredam panas yang datang mendera. Gimana enggak coba, daging buahnya yang lembut, menghadirkan rasa manis dan gurih tanpa tambahan apa-apa.. airnya segar dan dipercaya mampu mengobati dehidrasi dan mengisi ulang energi kita yang berangsur-angsur surut setelah aktivitas padat seharian. Tuh kan tanpa tambahan apa-apa aja sudah enak dan kaya manfaat gimana nggak jadi favorit coba! :D Walaupun sudah enak dari sananya, bagi saya es degan akan lebih enak dan nyuss lagi ketika dinikmati dengan es ditambah sirup ataupun gula jawa, sesuai selera. Enak to? Eh lebih enak lagi kalau dinikmati bersama orang-orang terkasih...yang jomblo jangan baper ya bacanya :P.

Duh, moga-moga saya nggak akan di keroyok sama geng jomblo apalagi yang jones alias jomblo ngenes wkwkkwkw... piss ya man teman... saya doakan semoga kalian jadi jojoba..jomblo-jomblo bahagia yang akan segera menemukan jodohnya.. ea.... kenapa ngomongnya jadi ngelantur sih! Kembali ke degan, kalau kamu bosen sama es degan yang itu-itu saja, jangan khawatir di luar sana masih ada banyak varian olahan es degan yang bisa kita jumpai diberbagai tempat makan. Mereka berlomba-lomba menarik pelanggan dengan sajian menu yang unik dan asik disantap tak terkecuali menu olahan kelapa muda. Asyik kan..makanya cintai produk dalam negeri hehe..

Nah itu tadi bocoran menu favorit saya sepanjang masa yang merupakan tema arisan blog putaran kedua yang diminta oleh mbak Wati dan mbak Ika Hardian, semoga nggak bikin ngiler kalian-kalian yang lagi puasa ya :). Eniwei, kalau teman-teman ada rekomendasi penjual es degan enak di Semarang dan juga kota-kota lain, mau dong dibagi. Sampai saat ini salah satu penjual es degan saya ada di daerah jl. dr. cipto yaitu Es Degan Pak Jimin. Apa pun makanannya minumnya es degan aja :).


Friday, May 26, 2017

I LOVE MONDAY sebagai TREN MILENIAL BARU JNE

Hai gaes,

Kamu masih inget nggak sih sama istilah "I Hate Monday" atau "I Love Monday" ? Pasti masih inget dong ya..secara sampai saat ini masih banyak yang suka nulis status "I Love Monday" ataupun "I Hate Monday" kalau kamu sendiri lebih setuju sama ungkapan yang mana gaes? Kalau saya pribadi sih lebih seneng yang I Love Monday... dulu pernah I Hate Monday sih bawaannya lesu, males kerja tiap hari senin tiba. Pengennya balik lagi ke weekend tapi kan nggak mungkin orang saya nggak punya mesin waktu dan setelah diresapi ternyata kalau diawal minggu mood kita sudah jelek akan ngaruh juga ke hari-hari selanjutnya yang berdampak pada masalah pekerjaan. Nah lo, makin nggak enak kan jadinya! Usut punya usut nggak cuma saya aja lho yang ngalamin hal ini tapi ada banyak orang di luar sana bahkan perusahaan yang merasakan fenomena I Hate Monday ini, termasuk JNE. JNE?? Itu lho perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman ekspres dan logistik.

M. Feriadi -Direktur Utama JNE
Hal ini tidak lepas dari Generasi Y atau anak-anak milenial yang mendominasi lapangan pekerjaan saat ini, yang lebih inovatif dan ekspresif dan mempengaruhi perubahan di lingkungan kerja. Pengaruh ini mengubah tradisi dan budaya bekerja para karyawan. Perusahaan yang bergerak dibidang jasa ini akhirnya berusaha mencari solusi untuk masalah "mood" ini agar tidak berkepanjangan melalui program "I Love Monday". Program I Love Monday ini adalah penerapan casual dress code bagi para karyawan back office agar lebih semangat dan tidak merasa terkungkung dengan rutinitas seragam.


Terbukti penerapan Casual Dress Code ini disambut baik dan menjadi hal baru yang menyenangkan. Perusahaan yang telah berdiri selama 26 tahun ini telah memiliki sekitar 40 ribu karyawan di seluruh Indonesia yang mayoritas berumur 20-35 tahun. Kategori umur ini sering disebut sebagai Generasi Milenial.


Mengenai penerapan program "I Love Monday" ini Bapak M. Feriadi selaku Presiden Direktur JNE mengatakan, "Mulai bulan April 2017, setiap hari Senin karyawan back office bebas mengenakan pakaian casual dan mengekspresikan karakter diri masing-masing dalam penampilannya, tentunya tetap dalam etika maupun norma perusahaan. Hal ini menjadi langkah sederhana namun efektif dalam menambah keceriaan suasana kantor dan kenyamanan dalam aktifitas bekerja, terutama di hari Senin. Saat ini diawali dengan penerapan bagi karyawan di kantor pusat, selanjutnya casual dress code setiap hari Senin akan dijalankan juga oleh karyawan back office JNE di seluruh Indonesia". 

Selain lingkungan kerja, tren milenial ini turut mengubah kebiasaan dalam aktifitas pengiriman yang sudah jauh berbeda dibandingkan 5-10 tahun yang lalu, yang didominasi pengiriman paket pribadi. Tapi saat ini aktifitas pengiriman paket sudah menjadi bagian gaya hidup karena banyaknya e-commerce.

Penerapan Casual Dress Code JNE Kantor Pusat
Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang jasa pengiriman ekspres dan logistik, JNE bukan hanya berpartisipasi dalam hal-hal yang berkaitan dalam perekonomian, tapi juga bidang lainnya. Perkembangan ekomoni telah membuka peluang bagi siapapun termasuk Generasi Y maupun Z, untuk melakukan aktifitas pengiriman paket yang semakin mudah dengan adanya internet. Sehingga JNE memiliki peran dalam berbagai bidang seperti olahraga, pendidikan, sosial, budaya, dan sebagainya.

Dunia berubah dan terus berkembang, JNE pun harus lebih kreatif dan inovatif dalam memenuhi kebutuhan pasar. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan hal-hal besar tapi bisa dimulai dari hal kecil seperti menciptakan lingkungan kerja yang yang nyaman dan ceria. Aksi ini dimulai dari penerapan Casual Dress Code yang ternyata disambut antusias oleh karyawan, buktinya karyawan di cabang pun turut meminta hal ini diberlakukan di seluruh Indonesia. Bahkan banyak karyawan yang sengaja membeli baju baru agar penampilannya dalam mengekspresikan karakter personal makin maksimal di awal pekan. Tentunya dengan kepercayaan diri yang bertambah, maka akan menstimulasi kreatifitas yang berdampak pada peningkatan produktifitasdan performa kinerja.


Semoga inovasi JNE mampu menginspirasi banyak pihak dan sukses terus buat JNE ya...



Kiri ke Kanan
Edi Santoso (Direktur Operasional JNE)
M. Feriadi (Direktur Utama JNE)
Chandra Fireta (Direktur Keuangan JNE)

Monday, May 22, 2017

GiggleBox Kampung Kali, Destinasi Kuliner bergaya Western-Europe yang Chic





Hola..Aloha gaes, weekend kemana nih?
Kalo saya sih kemarin weekend padat acara, maklum embak sekretaris ini kan emang super sibuk! halah sok sibuk amat sih ini anak hehehehe... iya dong karena sibuk itu mencerahkan duniaku :P. Well, weekend kemaren saya sempet diundang di acara launching GiggleBox Cafe & Resto Kampung Kali yang ada di Jl. D.I Panjaitan 47B Miroto Semarang. Ngomong-ngomong, ini adalah resto ke-3 yang ada di Semarang lho, Giggle Box emang tau keinginan kita ya gaes biar kita nggak rebutan kalau mau makan di GiggleBox. Secara anak-anak Semarang bawah sekarang bisa nongkrong asyik di GiggleBox Ngesrep, anak-anak Semarang tengah dan sekitarnya bisa nongkrong cantik di GiggleBox Diponegoro yang merupakan cabang pertama di Semarang; dan sekarang anak-anak gaul Semarang bawah dan sekitarnya bisa banting stir ke GiggleBox Kampung Kali buat meredakan lapar dahaga kalian :). Bocorannya sih akan segera di buka resto ke-4 di Semarang dengan konsep yang 
berbeda dengan 3 resto yang sudah ada, ini di jelaskan oleh Mas Ebi Rubiansyah selaku Digital Marketing GiggleBox Indonesia. Waah, jadi gak sabar nih pengen liat seperti apa konsep baru buat restonya...jangan lupa undang saya lagi ya kakak ;D.



Ada pepatah yang mengatakan "tak kenal maka tak sayang" karenanya mas Ebi menjelaskan sejarah singkat dari GiggleBox yang merupakan anak perusahaan Jonas Photo. GiggleBox didirikan pertama kali di Bandung tepatnya di Jl. Progo 33 pada tanggal 10 Februari 2010, yang menjadi cikal bakal GiggleBox di seluruh Jawa. GiggleBox sekarang sudah memiliki 7 cabang di Bandung, 3 cabang di Jakarta, 3 cabang di Semarang, 1 cabang di Tasikmalaya, 1 cabang di Karawang, 1 di Tangerang, 1 cabang di Yogyakarta, 1 cabang di Surabaya. Waaah banyak banget ya cabangnya, salut deh sana GiggleBox. Nah kalo sudah tau sejarahnya sekarang saya mau kasih tau pangilan sayang buat para penggemar GiggleBox Cafe & Resto, sebutannya adalah Gigglers! lucu ya... Seperti namanya, GiggleBox memiliki tujuan supaya setiap orang yang datang ke resto bisa menikmati suasana dan tertawa bersama keluarga, sahabat, pacar yang diajak kesana. Intinya GiggleBox menawarkan kenyamanan bagi seluruh range usia, mulai dari anak-anak, ABG, bahkan dewasa.


Add caption

Lampu Kandelir yang cantik di tengah ruangan

Wallpaper unik


Mengusung konsep homey dengan jendela dan pintu yang lebar serta tinggi yang menciptakan kesan lapang, GiggleBox berharap suasana nyaman dan menyenangkan yang diciptakan bisa membuat pelanggan betah layaknya di rumah sendiri dan bakalan balik lagi. Desain khas werstern & europe yang chic dan ceria menambah daya tarik tersendiri bagi para pengunjung untuk berselfie bahkan wefie ria. Jadi nggak salah GiggleBox memilih motto "happily ever after" karena pengunjung dibuat bahagia ketika menikmati setiap momen kebersamaan selama disana.

Selain suasana yang menyenangkan khas rumah di Eropa, Gigglebox juga menawarkan pilihan menu yang beragam. Tak hanya menu western food tapi Indonesian food juga tetap tersedia bagi pecinta kuliner nusantara. So, buat kamu yang katanya punya lidah ndeso karena nggak doyan western food jangan kuatir disini nggak bakal kelaparan karena nggak ada menu favoritmu :D. Soal harga nggak usah takut, GiggleBox menawaran menu besar yang mengenyangkan dengan harga yang reasonable. Serius?? iya dong, harga di GiggleBox itu nggak ada yang sampe 80 ribu, paling mahal 78 ribu. See?? saya nggak bohong kan...Oiya, menu-menu GiggleBox ini juga halal, so don't worry to come and get it :)


Oiya, di acara gathering kemarin GiggleBox Kampung Kali kasih beberapa bocoran beberapa menu baru yang akan segera hadir di seluruh resto GiggleBox yang baru di launching di GiggleBox Kampung Kali. Next bakalan ada Breakfast menu dan Afternoon tea yang akan menghadirkan aneka pastry seperti Croissant Butter, Chocolate Croissant, Cinnamon Roll, Sultanas (pastry butter topping raisin), dan Apple Turn Over yang sudah saya cobain semua kemarin pas acara gathering. 

dari bawah ke atas dan samping kiri: Apple turnover, Croissant butter, Chocolate croisant, sultanas

Cinnamon roll



Sedangkan menu makan besar next akan ada Chicken Pesto Cream Cheese with Chasew, Chicken Wing Mozarella yang crunchy dan ngeju abiss, juga Spaghetti Rendang yang dimasak langsung oleh Chef Rudi. Rasanya yummy banget lho, must try banget pokoknya. Penasaran kan sama penampakannnya? Just check it out here...

Chicken Pesto Cream Cheese with Chasew

Chicken Wings Mozarella

Spaghetti Rendang
Selain dimasakin menu baru sama Chef Rudi, Pak Firdan selaku Operasional Manager GiggleBoxjuga unjuk kebolehan dalam membuat 3d coffee art. Kali ini beliau membuat 3d coffee  cat, lucu ya!!


Oiya, untuk lunch kemarin saya pesen Crispy Chicken Maryland yang supper yummy dan ngenyangin. Menu ini terdiri dari dua potong dada ayam bersalut tepung, salad paprika-bawang bombay dan selada, marinade spaghetti yang gurih dan saus asam manis, enak deh!!

Crispy Chicken Maryland

Thursday, May 18, 2017

KEBUN CENGKIH KENANGAN

Hari-hari yang padat dengan pekerjaan membuat badan dan otak cepat lelah. Kudu banyak-banyak refresh, macam komputer saja biar dingin terus :). Kalau lagi dicecar pekerjaan yang nggak ada habisnya gini rasanya pengen balik lagi ke jaman kecil dimana tidak ada tuntutan yang terlalu membebani kita sebagai bocah. Ah, indahnya masa kecil. Jadi kangen masa-masa ketika saya dan ortu masih tinggal di rumah dinas guru, yang jaraknya cuma selemparan kolor sama sekolah saya jaman SD. Nyahahhahha.. kolor..mana kolor... 
ilustrated pic by google
Ngomong-ngomong soal kolor, jaman saya kecil dulu sempet booming yang namanya Kolor Ijo yang katanya itu semacam manusia jadi-jadian yang suka menculik anak-anak. Saking hebohnya kami anak-anak kecil di kampung dilarang bermain di luar rumah karena takut diculik. Alhasil kami para bocah tak kurang akal agar tetap bisa bermain. Sebelum pulang sekolah, kami sepakat pada saat jam tidur siang akan melarikan diri alias kabur dari masing-masing kamar untuk bertemu di tempat rahasia kami, yaitu kebun cengkeh mbah ibu yang cukup luas di halaman rumah Mbak Tri, teman kami. Kenapa disebut Mbah Ibu? entahlah dari dulu teman-teman saya menyebutnya begitu, jadi ya saya ngikut aja hehehe. Di tempat ini banyak tawa yang berderai renyah diantara rimbunya dedaunan yang melambai rindu tertiup angin. Saya termasuk salah satu anggota bermain yang paling kecil karena rata-rata teman sepermainan saya lebih tua sekitar 2-3 tahun. 
ilustrated pic by google
Siang itu saya berhasil keluar dari kamar dengan cara melompat dari jendela yang cukup tinggi untuk anak seumuran saya.  Takut ketahuan juga sebenarnya, karena kamar saya sebelahan sama kamar ortu tapi sepertinya ortu sedang tidur pulas sehingga pelarian saya sukses. Saya pun berlari kencang menyusuri jalan menuju kebun cengkih mbah ibu, disana teman-teman saya sudah mulai bermain. Mereka memanjat pohon cengkih yang tinggi menjulang dengan lincahnya sembari bersendau gurau. Saya pun segera menyusul, memanjat dengan gesit untuk mencapai dahan terdekat dengan teman-teman supaya bisa nimbrung gojegan. Tapi saat itu saya kurang waspada saking excited nya bertemu teman-teman, saya menginjak dahan yang rapuh alhasil tubuh saya melayang jatuh dari ketinggian pohon cengkih karena tidak sempat berpegangan lantaran kaget. Teman-teman saya saat itu menjerit-jerit sambil memanggil nama saya saking takutnya danik..danik..danik... Saya menutup mata rapat-rapat mempersiapkan diri jatuh ke tanah keras, tapi nyatanya hal itu tidak terjadi karena seseorang menangkap saya ke pelukannya enggak ding yang ini bohong tapi saya mendarat diatas 2 dahan rimbun yang menjaga tubuh saya supaya tidak jatuh berdebum di tanah. Hehehehe... Tubuh saya terayun-ayun lambat ketika mendarat di dahan dan saya langsung melompat turun ke tanah antara mau nangis karena takut dan ketawa ngakak karena geli nyangkut di dahan terendah. 
Nah, bisa dibayangin kan betapa tengilnya saya waktu kecil menilik cerita tadi, tapi..tapi..itu benar-benar masa yang menyenangkan dan mengasyikkan walau sebatas dalam ingatan. Sampai sekarang pun masih membekas jelas dalam ingatan bau daun cengkeh muda ketika kami petik untuk dijadikan peluit saat bermain, hijau dan lembutnya rerumputan tempat kami duduk-duduk dibawahnya. Betapa beruntungnya saya yang memiliki masa kecil yang membahagiakan seperti kala itu. Terima kasih untuk mbak Nia Nurdiansyah dan juga mbak Anjar Sundari yang sudah memilih tema kenangan masa kecil yang paling membekas untuk arisan kali ini. Tema ini mengajak saya untuk menjelajahi kenangan-kenangan indah masa lalu yang sempat terlupa, dan ini salah satu kenangan terindah semasa saya kecil  di kebun cengkih mbah ibu.
Cheriooo
          XOXO

Friday, May 12, 2017

RISING STAR MENU BARU DAN SERU HOKBEN

Hai..hai gaes long time no see... apa kabar semua? baik-baik kan ya, kali ini saya mau berbagi cerita yang pasti bikin kalian-kalian yang baca baper karena pengen deh hehehhe.. Mau tahu nggak saya mau cerita apa? pasti mau ya, saya mau cerita tentang salah satu restoran cepat saji makanan jepang yang ada di Indonesia. HOKBEN!

Tanggal 1 Mei 2017 lalu saya dan juga teman-teman di Komunitas Blogger Gandjel Rel diundang ke acara Peluncuran menu baru dari Hokben yaitu Rising Star yang bertajuk Nongkrong Asyik Bareng Hokben. Ini adalah menu makanan ringan yang ditawarkan Hokben untuk menjawab saran dari para penggemar setia Hokben yang kadang nggak pengen makan berat apalagi generasi sekarang kan hobi nongrong cantik dan selfie. Di acara ini kami para peserta diberikan kesempatan untuk melihat, bahkan menikmati menu-menu baru tersebut. Sebagai contoh sebelum acara dimulai kami disuguhi Edamame, tahu kan si kacang kedelai gendut yang enyak itu :D. Kudapan ini langsung habis seketika diantara riuh rendah obrolan dan wefie time hehehe. 

Acara ini dipandu oleh Mbak Irma Wulansari selaku Communication Divission Marcom Group yang menjelaskan sejarah Hoka Hoka Bento sejak pertama kali berdiri hingga sekarang. Pertama kali berdiri tanggal 18 April 1985 dibawah lisensi PT. Eka Bogainti dengan nama Hoka Hoka Bento, dengan gerai pertama di daerah Kebon Kacang Jakarta. Menyajikan makanan jepang yang sehat, variatif, higienis, cepat saji dengan harga terjangkau dan ramah di kantong menjadikan Hoka Hoka Bento sebagai restoran dengan konsep Japanesse Fast Food terbesar di Indonesia.

Kemudian di tahun 1990 Hoka Hoka Bento baru merambah kota lain seperti Bandung yang hingga saat ini sudah memiliki 21 gerai di sana. Baru di tahun 2005 Hoka Hoka Bento mulai merambah Surabaya dan Malang, hingga saat ini sudah memiliki 13 gerai. Di tahun 2007 Hoka Hoka Bento merilis sistem Delivery Order di 1-500-505 yang dikenal dengan S.O.S. Laper? SOS aja... juga membuka order via online di www.hokben.co.id tahun 2008.

Bagaimana dengan kehalalan produk Hokben? Jangan khawatir, sejak tahun 2008 Hoka Hoka Bento sudah mendapatkan Sistem Jaminan Halal dari MUI. Apa bedanya dengan sertifikat halal? Beda dong, kalau Sistem Jaminan Halal memastikan semua produk dari bahan baku, vendor-vendor yang bekerjasama serta produk jadinya dijamin kehalalannya. So, nggak perlu takut makan di Hoka Hoka Bento :).

Hoka Hoka Bento sendiri baru melebarkan sayapnya di Semarang tahun 2010 yang hingga saat ini bisa ditemui di Mal Ciputra dan Paragon. Di tahun 2013 Hoka Hoka Bento  memperbarui citra diri atau melakukan peremajaan untuk merk dan logo. Maskot Hoka Hoka Bento Taro dan Hanako diperbarui menjadi gambar sepasang kepala remaja ala manga lengkap dengan nama Hokben dibawahnya. Tak hanya logo dan merk, Hokben juga mulai mengubah tampilan gerainya dengan konsep yang lebih chic dan modern. 

Nah, setelah tau sejarah Hokben dari awal hingga sekarang, Mbak Wulan mengajak kami untuk melihat lebih dekat menu baru dari Hokben yaitu Rising Star. Mau tau menu-menu kece ini? yuk ah intip gambarnya yang sengaja saya unduh dari laman google karena hp saya sempat direset sehingga banyak foto yang hilang :(.



pic by google
Di gambar yang berisi banyak menu ini, saya akan jelaskan satu-satu urut dari penomoran ya..
1 adalah Tori Popcorn, 2 adalah shumai steam, 3 adalah shumai furai, 4 Edamame yang gurih dan enak, 5 Takoyaki yang endees banget, 6 ada sakana stick original, dan yang terakhir sakana stick seaweed. Gimana? enak-enak kan menunya? ini baru kudapan aja.. masih ada lagi menu segeran alias minuman yang jadi favorit pelanggan setia Hokben :) diantaranya ada Es Ogura, Es Sarang Burung, dan juga Ocha Lychee Tea seperti di bawah ini.


Es Sarang Burung
pic by google

Es Ogura
Pic by google

Ocha Lychee Tea
Pic by google

Nah, gimana? masih belum tertarik nyobain menu baru Hokben yang menggoda ini? rugi tau! yuk ah segera kunjungi gerai terdekat. Oiya selain launching menu baru, Hokben juga mengajak kami para Blogger Semarang untuk belajar membuat Shibori, teknik membatik ikat celup yang terkenal di negeri Sakura sana. Acaranya seru banget, kaya akan pengetahuan baru dan kami para peserta bener-bener bahagia hari itu. Terima kasih Hokben :)