Thursday, October 26, 2017

Berbagi itu Menyenangkan


Illustrated by Google


Kata Allah kalau kamu tidak bisa berbagi dengan hartamu maka berbagilah dengan tenaga, pikiran bahkan sekedar senyuman untuk meringankan beban saudara-saudaramu yang membutuhkan. Gampang banget kan... maka berbagilah dengan yang lain atas semua yang kamu miliki selagi bisa ya! karena berbagi itu menyenangkan :).

Gaes, pernah nggak sih mengalami dilema saat akan menyalurkan zakat, bantuan atau sekedar sedekah? Bingung antara mau disalurkan langsung ke orang yang membutuhkan atau lewat lembaga amil zakat yang ada di sekitar? mengingat maraknya penipuan diberbagai sektor tak terkecuali lembaga amil zakat. Tapi sebaiknya kita tetap khusnudzon ya...tabbayun daripada nanti sudah berburuk sangka ternyata malah kita yang salah kan nggak lucu :D.

Saya sendiri lebih sering menyalurkan sedekah secara langsung karena ada beberapa anak/orang disekitar saya yang benar-benar membutuhkan bantuan. Namun saya juga pernah beberapa kali menyalurkan sedekah lewat badan amil zakat (LAZ) yang insyaallah terpercaya.

Tentunya dengan tetap memperhatikan adab-adab yang ada, dan mencoba mencari tahu program-program produktif yang dimiliki oleh badan amil zakat tersebut supaya kita tahu dengan jelas penyalurannya. Intinya dana yang kita titipkan bisa tersalurkan secara berkelanjutan dan tidak habis dalam sekali waktu karena mereka memiliki program-program yang mendorong para penerima santunan untuk mengembangkan sektor-sektor yang sesuai dengan kemampuan mereka. Sehingga mereka tidak hanya menjadi object pasif yang menerima bantuan begitu saja.

Pernah jalan-jalan ke pusat kota Semarang kan gaes?  Yup, dimana Simpang Lima berada. Disana ada kawasan umum yang lengkap, mulai dari Masjid, Hotel, Mall, Toko Buku, bahkan pusat kuliner yang bakalan memanjakan lidah kamu semua.

Nah masjid yang ada di kawasan Simpang Lima ini adalah tempat yang menaungi LAZISBA (Lazis Baiturrahman). Salah satu Lembaga Amil Zakat yang insyaallah amanah dan bisa dipercaya di Semarang. Dulu kantornya ada di lantai 2 Masjid Baiturrahman lho, tapi sekarang LAZISBA sudah punya markas sendiri di daerah Mugassari.

LAZISBA adalah lembaga amil zakat di bawah pembinaan Yayasan Pusat dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman yang tergerak untuk memaksimalakan penyaluran Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) yang ada.

Akhirnya pada tanggal 23 Maret 2006/22 Shafar 1427 H didirikanlah LAZ Baiturrahman nama awal LAZISBA sesuai SK Yayasan Masjid Baiturrahman Nomor 015/SKEP/YBM/III/2006. Seiring dengan berkembangnya LAZ Baiturrahman akhirnya nama LAZ Bairurrahman di ubah menjadi LAZISBA dengan harapan agar potensi yang ada bisa berkembang lebih maksimal dan lebih profesional.

Dan selama rentang waktu berdirinya sampai sekarang, LAZISBA sudah berhasil menyalurkan dan juga melakukan program pemberdayaan yang dilakukan secara integral dalam 1 cluster pembinaan. Masing-masing area mendapatkan pogram selama 5 tahun atau sampai wilayah tersebut berdaya.


Program-program pemberdayaan yang dimiliki LAZISBA antara lain:

1. PEMBERDAYAAN EKONOMI
KUBAH (Kredit Usaha Barokah) Pemberian Bantuan Modal kepada yang berhak menerima (Mustahik) tanpa Bunga.

Penerima manfaatnya adalah:
- Desa Tambak Mulya (Nelayan) 2009
- Mangkang (2009)
- Tegowanu, Karangawen (Petani) 2009
- Cepoko (Gunung Pati) 2010-2015
- Tambak Rejo (Kali Gawe) 2014-2019

Program Kubah UKM Keripik Tempe


Pembinaan Penerima Program Kubah


2. PEMBERDAYAAN PENDIDIKAN

** BUS (Beasiswa untuk Surga); pemberian beasiswa bagi anak asuh.
** SEKOLAHKU INDAH Pemberian bantuan renovasi bagi sekolah-sekolah yang belum memenuhi standar
** MAKSUM (Masjidku Tersenyum) Bantuan untuk Pemberdayaan Masjid agar lebih makmur.
** ELC (Education Learning Centre) Pusat Pengembangan Pendidikan bagi yang berhak menerima/membutuhkan (sudah ada tanah waqafnya)
** ASYIK (Taman Syiar Quran) Pendirian TPQ di daerah rawan aqidah dan pendampingannya
** SANTRI (Sahabat Anak Prestasi) Program pengiriman assatidz yang mendampingi anak asuh serta guru mengaji di TPQ yang telah di dirikan.

3. PEMBERDAYAAN KESEHATAN
** BERCERITA (Bersalin dan berbagi cinta) Program bersalin gratis untuk yang berhak menerima. Investasi
** IBU - KUS (Ibuku Sehat Anakku Cerdas) program pemeriksaan, penguatan dan peningkatan gizi Ibu dan Anak di desa binaan yang telah terdata sebagai yang berhak menerima
** Baksos di daerah Binaan
** Sunah (Sunat Barokah) Program Sunat gratis bagi anak yatim, piatu, dhuafa

Baksos Pengobatan Gratis


4. PEMBERDAYAAN PEMUDA (SABAB: Satuan Pembina Umat Lazisba)
pemberdayaan ini memiliki banyak tujuan mulia yaitu:
- Menciptakan pemuda muslim yang sempurna IMAN dan ILMU
- Sebagai Bank SDM Lembaga
- Sebagai Organ Pelaksana Pendistribusian dan Penyaluran
- Sumber dai-dai dalam pembinaan
- Sebagai sarana pengembangan Entrepreneurship di kalangan pemuda

Nah itu tadi sekilas tentang lembaga amil zakat yang insyaallah amanah dan terpercaya di Semarang. Semoga teman-teman yang punya niatan untuk berbagi dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan sudah tercerahkan ya lewat sedikit info yang sudah saya berikan ini. Semoga bermanfaat ya gaes :).


Jika teman-teman ingin menyalurkan bantuan bisa cek biodata LAZISBA dibawah ini ya:

Rekening Donasi Lazis Baiturrahman


BSM 0500217029



CIMB Niaga Syariah 5350100068007



BNI Syariah 0268583724



Bank Jateng Syariah 5031000799


Join Us
Sobat Zakat Lazis Baiturrahman
FB/Fanspage : Lazis Baiturrahman
IG : @lazisbaiturrahman
Twitter : @lazisbaiturrahm
Youtube : Lazis Baiturrahman
Call Center : 058100999774

Tuesday, October 17, 2017

The Westlake Resort, Surga di Pinggiran Jogja


Hai gaes nggak kerasa sudah hampir sampai di penghujung tahun 2017 ya.. maklum deadline kerjaan yang menggunung bikin lupa waktu. Mumpung kegiatan di kantor sudah mulai mereda nggak ada salahnya kalau mulai browsing spot keren buat liburan akhir tahun. Biar semangat kerja lagi di awal tahun yang baru nanti. Ya kan? :D

Kali ini saya memilih salah satu resort hotel yang ada di kota Yogyakarta. Resort dengan konsep unik ini sukses bikin saya baper dan gagal move on. Kebetulan pertengahan bulan Desember tahun 2016 lalu saya berkesempatan menginap di The Westlake Resort Yogyakarta untuk menghadiri sebuah acara dengan salah satu brand besar Indonesia. 

Hotelnya asyik pake banget... super nyaman pokoknya daaan.. saya menginap di resort cantik ini selama 3 hari 2 malam tanpa dipungut biaya sepeser pun dan diantar jemput sampai rumah. Asyikkk kan??

Yuk ah kita kupas tuntas seluk beluk Resort cantik ini.

Sebelum membangun resort cantik, Westlake lebih dulu dikenal sebagai Restaurant dengan konsep Keluarga dan Pemancingan sejak tahun 2012. Selain tempat makan nyaman dengan suasana asyik, Westlake resto juga sering dipilih sebagai tempat menyelenggarakan outdoor party karena lokasinya yang indah. Setelah sukses dengan restonya akhirnya Westlake membuka sebuah resort cantik dan super nyaman di sampingnya.

Meskipun tergolong nyempil...The Westlake Resort tidak kehilangan pamornya secara suasananya yang hommy dan menenangkan jiwa bikin tamu-tamunya betah disana ditambah makanannya yang endes-endeus. Dijamin happy deh dan bikin gagal move on.. perut kenyang hati senang :D. 

So, let'take a glance to Westlake from my point of view. Happy sightseeing :)

1. Jogja rasa Bali

Kenapa saya bilang si Westlake ini Jogja rasa Bali? karena perjalanan menuju kamar diwarnai pepohonan bunga kamboja yang sengaja di tanam di sepanjang jalan depan kamar resort.

Langsung mengingatkan saya tentang suasana khas rumah-rumah di Bali, maklum saya pernah tinggal disana jadi sedikit bernostalgia. Belum lagi suara gemericik air yang menghiasi lanskap menambah kesan "hommy" dan "cozy" yang tidak selalu kita dapatkan di tempat lain. Asyik kan? :D



2. Danau
Well, danau yang ada di resort ini adalah danau buatan tapi....pemandangannya bisa bikin kita sesak nafas saking indahnya dan sukses bikin rileks seketika. Pantulan pemandangan yang tertangkap di beningnya air mengingatkan kita akan cermin raksasa.


3. Two in One package
Kok bisa saya bilang 2 in 1 package? iyalah kan selain resort Westlake lebih dulu membangun restoran dengan konsep pemancingan dan saung yang bakalan bikin kita santai menikmati hari sambil memegang kail yang siap menanti mangsa :). Ditambah fasilitas kamar yang lengkap menambah point plus tempat ini untuk liburan bersama orang tersayang. Malas keliling Jogja karena macet? bisa banget ngendon disini.

4. Spot Foto Keren
Dengan konsep Jawa Kolonial, The Westlake Resort menawarkan banyak spot foto keren yang bakalan memaksimalkan gaya selfi maupun wefie kamu. Salah satu spot unik disana adalah Kaloka lounge, sumur tua di halaman tengah dan area lobby. Selain itu, untuk kamu para sunset lover and hunter, kamu bakalan dimanjakan dengan pemandangan aduhai lembayung senja sambil kongkow-kongkow di area Kaloka Lounge. Silakan datang dan buktikan :)

5. Makanan dan Minuman Enak
Ngomongin resort nggak afdol kalo nggak nyicipin makanannya! Selama 3 hari menginap disana lidah saya dimanjakan dengan citarasa masakan jawa maupun barat yang menggugah selera. Jangan lupa mencoba signature dish yang tersedia di Kelapa Resto ini, must try! 

Sunday, October 15, 2017

LIMA HAL JITU PENGUSIR PENAT


Hai gaes selamat datang di bulan oktober ya.. Oktober jadi salah satu bulan paling sibuk di kantorku. Hampir semua kegiatan yang belum terlaksana dalam setahun pasti dihelat di bulan ini. Ditengah padatnya kegiatan kantor ada kalanya jenuh melanda dan menciptakan stress yang bikin uring-uringan dan mood hilang.

Tapi demi tercapainya kesuksesan di semua acara yang akan di helat menjaga kewarasan adalah kewajiban. So, untuk menjaga kewarasan hidup ada hal-hal yang harus dilakukan agar mood tetap oke. Seperti usul dari Mbak Ika dan Arina yang berhasil narik arisan blog periode 13 ini yang mengusung tema Aku dan Hobiku akhirnya aku nulis juga soal ini.

Nah ini dia lima hal yang selalu berhasil menghalau penat dan jadi hobi permanenku:

1.      MEMBACA
Membaca adalah salah satu hal yang tak terpisahkan dariku. Gimana enggak coba, jika satu lemari di belakang meja kantor dipenuhi oleh koleksi buku pribadiku. Selain emang hobi baca dan menimbun buku karena kalap belanja di lapak online yang murah hehehe... nyatanya membaca bisa membantu mengalihkan perhatian dari hal-hal yang bikin kepala cenat cenut.

Kalau aku pribadi sih lebih seneng baca novel dibandingkan komik karena ketika membaca novel otak kita bebas berimajinasi ketika membayangkan gambaran tokoh, lokasi, dan juga narasi lain yang tertuang di dalamnya. Selain itu membaca juga membantu menjaga ketajaman otak kita dan memberikan info terbaru yang sedang hits. Yuk rajin baca biar nggak gampang lupa alias pikun J.

2.      JALAN-JALAN
Ini dia hal paling mengasyikkan yang bisa dilakukan kala hati dan pikiran sedang jenuh. Yups, jalan-jalan adalah obatnya hehehe. Jalan-jalan kemana? Kemana aja yang penting keluar dari rutinitas entah hanya ke pasar, ke mall, berenang (padahal cuma nyelupin kaki di pinggir kolam karena nggak bisa renang) atau kalau beruntung bisa menjelajah ke destinasi wisata baru yang lagi hits baik di dalam maupun luar kota.


3.      MEMASAK
Serius masak? Iya masak adalah salah satu pengalih perhatian yang cukup jitu buatku. Meskipun kata orang masak sendiri itu ribet tapi nyatanya emang nyenengin. Mulai dari persiapan alat yang akan digunakan, bahan yang akan diolah hingga proses pembuatannya. Dan yang terpenting adalah bisa dimakan sendiri nyahahaha...

4.      NONTON FILM
Film adalah hal berhasil membuat saya jatuh cinta saat kuliah dulu. Saya sempat bergabung dengan UKM film saat kuliah dan mendapatkan banyak hal untuk dipelajari dan pengalaman tak terlupakan. Jadi inget kalau dulu sering banget pergi ke bioskop untuk nonton film terbaru baik film lokal maupun internasional rame-rame bareng temen.

Sekarang? Bisa nonton ke bioskop adalah me time terbaik yang bisa didapatkan karena sudah ada krucil yang harus dibawa dan diperhatikan. Untungnya banyak temen kantor yang punya stok film terbaru dan bagus yang siap ditonton kapan aja dan dimana aja.

5.      BELANJA
Bukan perempuan katanya kalau nggak hobi belanja hehehe... Tapi bener lho rata-rata perempuan memang hobi belanja pun beberapa teman saya. Belanja selain sebagai kewajiban juga ajang untuk melepaskan diri dari rutinitas yang itu-itu aja. Jadi jangan kaget ketika tiba waktunya untuk berbelanja ada banyak hal yang tidak begitu kita butuhkan masuk ke keranjang belanjaan.


Nyatanya pusat perbelanjaan di desain untuk menarik serta memanjakan mata, ego dan hasrat dalam diri kita untuk berbelanja. Makanya kadang kita susah membedakan mana kebutuhan mana keinginan. Tapi buat aku pribadi belanja atau sekedar window shopping memang ampuh mengembalikan mood yang merosot tajam karena tekanan pekerjaan. Mau belanja langsung atau online efeknya sama-sama menyenangkan walaupun kadang baru sadar kalau dompet sudah tipis isinya ;).

Tuesday, October 10, 2017

LACTACYD BABY SOLUSI PRAKTIS KELUARGA MODERN

Picture taken by Bude

Indonesia dikenal sebagai negara tropis yang berlimpah cahaya matahari sepajang tahun.  Cahaya matahari tetap bersinar baik di musim hujan maupun kemarau. Tak heran jika kami para penduduknya tidak takut gosong karena terpapar sinar matahari yang konon jahat karena kandungan sinar ultravioletnya yang tinggi.  Tapi jangan salah ternyata ada lho penduduk negara tropis yang justru alergi terhadap udara tropis.  Padahal Indonesia kan surganya tropis pasti tersiksa banget ya...kasian. Saya pernah kenal seseorang yang punya alergi semacam ini.  Beruntunglah kita yang diberi nikmat kulit normal dan sehat alias bebas alergi.

Selain alergi udara tropis ternyata masalah kulit akibat udara panas juga sering diderita oleh para bayi juga anak-anak yang tidak tahan terhadap cuaca panas. Pernah banget nih si kecil rewel gara-gara biang keringat karena udara panas musim kemarau.  Apalagi dulu kami tinggal di rumah kontrakan yang sebagian atapnya adalah asbes jadi kebayang kan gimana panasnya.  Si kecil rewel karena kulitnya gatal dan kemerahan akibat hawa panas.  Untung sekarang sudah pindah.  Oiya,  sebenarnya apa sih penyebab biang keringat atau iritasi yang bikin emak-emak kece kalang kabut?

Ini dia beberapa hal penyebab iritasi:

1. Hawa (Udara)  Panas
Udara panas jadi salah satu penyebab utama munculnya iritasi. Saat cuaca panas kulit yang sensitif akan mengalami ruam merah terutama pada area lipatan seperti bagian leher,  ketiah,  perut,  dan paha.

2. Sabun/Bedak
Beberapa orang memiliki kulit sensitif yang mudah menyebabkan iritasi pada kulit. Memang tidak semua anak alergi terhadap sabun dan bedak (terutama bedak tabur) ,  namun lebih baik berhati-hati apabila si kecil terkena iritasi. Jika tubuhnya berkeringat banyak sebaiknya jangan diberi bedak tabur yang akan menutup pori-pori kulit dan memicu iritasi.

3. Baju
Ternyata baju juga memiliki faktor yang mempengaruhi timbulnya iritasi kulit terutama pakaian dengan bahan yang tidak menyerap keringat.  Seringlah mengganti pakaian si kecil baik dari pakaian yang menyerap keringat maupun tidak supaya si kecil tetap nyaman selama beraktifitas.

Tapi jangan khawatir sekarang sudah banyak produk yang mampu mengatasi masalah iritasi terutama untuk bayi dan anak-anak. Dulu saya memakai air rebusan kayu secang yang saya campurkan ke dalam air mandi anak saya untuk mengatasi ruam kulit. 

Tapi itu dulu sebelum saya kenal #LactacydBaby yang merupakan #BabySkinExpert. Maklum lactacyd baby lebih mudah didapatkan di supermarket, toko ataupun apotek terdekat sedangkan untuk mendapatkan kayu secang harus meluangkan waktu khusus untuk di pasar dan malam juga sudah tutup L.

Lactacyd Baby merupakan Brand International terpercaya yang dapat membantu menjaga kulit bayi dari iritasi ringan. Kandungan alaminya yang terbuat dari ekstrak Susu serta formulasi dengan pH yang sesuai dengan kebutuhan kulit bayi. Selain itu Lactacyd Baby juga sudah teruji secara dermatologi dan dapat digunakan setiap hari.

Pokoknya dengan Lactacyd Baby ibu tenang bayi pun senang. Nggak galau lagi kalau si kecil kena biang keringat, iritasi ataupun ruam merah di badan. Penggunaanya pun mudah bisa dipakai untuk mandi setiap hari, keramas dan juga cuci muka.

picture taken from Fanpage Lactacyd Baby

Selain karena faktor alam, kenali juga gejala alergi barangkali ada riwayat alergi dalam keluarga yang memiliki potensi menurun ke si kecil. Jika ada riwayat mau pun potensi alergi sebaiknya kita sebagai orang tua lebih waspada dan berhati-hati dalam memberikan asupan makanan dan juga penggunaan produk serta perlengkapan bayi.

Nah, sudah tidak bingung lagi kan? Sudah tidak galau jika ruam datang mengganggu? Serahkan saja semua pada Lactacyd Baby sebagai solusi praktis keluarga modern.


Friday, October 6, 2017

PERTAMA KALI TRAVELING BARENG BULE

Me-Toni-Gemma-Simon



Tahun 2009 adalah salah satu tahun favorit dalam sejarah karirku. Kenapa? karena tahun itu banyak hal menakjubkan terjadi. Di tahun itu saya berhasil lulus dari perguruan tinggi dan mendapatkan gelar S.S (sarjana sableng) eh bukan bukan maksudnya sarjana sastra hehehe piss...



Lalu disela-sela kesibukan mengurus syarat wisuda ditengah padatnya acara jalan-jalan summer camp saya mendapatkan tawaran menarik. Tawaran untuk memandu beberapa orang turis melancong di area Jateng-DIY dan Bali selama satu bulan penuh. Menerima tawaran itu hari-hariku penuh warna. Banyak momen tak terlupakan dan berharga.

Itu adalah kali pertama saya melakukan segalanya sendirian, menjadi pemandu sekaligus penjaga mereka mulai dari rute perjalanan dan transportasi yang digunakan, keputusan yang harus diambil di saat mendesak, uang makan, hotel, dan banyak hal lain. Hal itu sedikit banyak mendewasakan saya, melambungkan mimpi serta bakat terpendam saya untuk mengorganisir orang lain dan membuat mereka merasa nyaman hihihi...

Briefing sehari sebelum keberangkatan yang hanya berlangsung selama beberapa jam itu belum merasuk ke otak. Malamnya mataku nyalang karena adrenalin yang mengalir deras menyambut esok hari. 

Kata orang grup pertama adalah yang terbaik, saya setuju dengan istilah ini walaupun mungkin nggak selalu tapi nyatanya pengalaman saya cocok dengan istilah ini. Grup pertama saya ada tiga orang, satu orang lelaki dan dua orang perempuan, ada Simon Markland dan Gemma Banham (sekarang mereka menjadi Mr & Mrs Markland) yang nota bene adalah sepasang kekasih dari Oxford dan Toni Gutteridge dari Nottingham. 
Kebetulan ketiganya adalah warga Negara Britania Raya.

Ada cerita lucu tentang pertemuan pertama saya dengan Toni, ketika saya datang menjemput dia di Bandara A.Yani Semarang. Berbekal tulisan dengan nama Toni Gutteridge saya menunggu di pintu kedatangan, tengok kanan kiri mencari-cari sosok yang harus saya jemput karena kebetulan saat itu saya sudah diberi tahu bahwa yang akan saya jemput pertama kali adalah laki-laki. Saya menunggu dengan sabar sampai pintu kedatangan sepi, namun tak ada satupun yang datang menghampiri saya.

Namun tiba-tiba dari sudut mata saya melihat ada yang datang, seorang perempuan berjalan mantap ke arah saya sambil tersenyum seraya mendorong troli. 

Dia bilang "Hi.." Saya jawab "Hi.." sambil tersenyum dan bertanya " Are you Toni the participant of Bangun Warastra Dejavato?" dengan penasaran. "Yes, I'm Toni and you?" jawabnya lalu saya pun menimpali "I'm Dani but are you sure you are Toni Gutteridge?" cecar saya karena saya masih belum percaya bahwa tamu yang harus saya jemput berubah kelamin hahhaha... "Yes, of course, any problem?" tanya Toni penasaran "Well i just a bit shock because Dejavato said that you are a guy" jawab saya sambil tertawa dan akhirnya Toni pun ikut tertawa mendengar penjelasan saya "Well yes Tony with "y" is for guy and Toni with "i" for girl like me" jawabnya. Saya masih geli sampai sekarang kalau mengingat kejadian itu.

Tak hanya disitu, seminggu pertama saya harus "menjamu" tiga orang Inggris ini di negeri saya tercinta, mulai dari tetek bengek bangun tidur (sarapan), menjelaskan pengetahuan umum tentang kebiasaan penduduk lokal, budaya yang meliputi makanan dan juga pakaian tradisional (ada sesi nyobain kebaya dan sanggul plus acara masak-masak dan barbekyuan juga loh) :D. 






Termasuk ngajakin ke pasar padahal ketika training sehari di kantor Dejavato tidak ada tutorial tentang semua itu, intinya i have to make it by myself alias usaha sendiri. Tau sendiri kan hebohnya penduduk lokal kalau lihat bule plus keruwetan shock culture yang diderita para bule :) dan itu membangkitkan euforia tersendiri buat saya.

Selama seminggu kami tinggal di rumah Pakdhe Mul, salah satu local partner kegiatan Bangun Warastra. Rumahnya asri,nyaman lengkap dengan halaman luas dan kolam renang yang dibuka untuk umum.

Kami juga berkunjung ke SLB yang letaknya hanya 100m dari homestay, berbagi keceriaan bersama adek-adek yang luar biasa. Ikut kegiatan mewarnai, menyanyi, dan bagi-bagi coklat. Hari-hari yang menyenangkan. Oiya kami juga pergi memancing dan malamnya kami mengadakan pesta barbeque dari hasil memancing sekaligus berramah tamah dengan keluarga Pakde Mul. Selain ikan, kami juga membakar jagung dan marshmallow, daaan Pakdhe Mul juga menyiapkan hidangan istimewa khas ungaran yaitu Tahu Bakso dan Gethuk Kethek yang ternyata sangat digemari olah ketiga tamu asing itu terutama gethuknya :D.

Meninggalkan Ungaran, kami menuju Dataran Tinggi Dieng via Wonosobo dengan transportasi umum yang belum pernah kami alami sebelumnya. Deg-degan? Pastinya, tapi juga sangat antusias karena segala sesuatu pasti selalu ada yang pertama, begitu pula dengan perjalanan ini. Dari Wonosobo kami harus berganti bis, turun di pertigaan dan tas kami dilempar turun dengan cepat. Bikin para peserta melongo :D. 
Ini belum seberapa dibandingkan bis kecil yang harus kami naiki menuju Dieng. Sebelum naik semua barang dinaikan di atas bis dan masuk ke bis yang penuh sesak membuat peserta makin panik. Mereka sempat bertanya pada saya apakah tasnya aman diatas bus? apa tidak akan jatuh? apakah semua bus di Indonesia sudah tua seperti ini? Saya menjawab pertanyaan mereka dengan sabar dan diselingi senyum dan tawa..padahal dalam hati saya juga deg-degan.

Maklum medan yang harus ditempuh menuju Dieng kan terjal, hujan bisa turun setiap saat dan saya tau apa yang mereka rasakan hihihi… Dan saya harus berdiri selama perjalanan, tapi saya tetap harus pasang tampang cool... try to pretend everything is gonna be okay :D 

Hari pertama kami lalui dengan bersantai di kamar dan sedikit berkunjung ke beberapa tempat di sekitar Candi Arjuna, mengambil foto dan mencuri bunga (kalau ini sih kerjaan saya) ini sebutan mereka untuk saya Dani Gila Gali karena kegilaan yang saya lakukan mampu membuat mereka tertawa dan tercengang. 

Malamnya kami habiskan dengan main bingo, uno, tebak lagu dan ngobrol ngalor ngidul sambil memesan makanan serta kudapan untuk makan malam, tak ketinggalan bir bintang untuk mereka yang sudah jadi favorit. Pokoknya perjalanan saya kali ini penuh dengan bir walaupun saya tak pernah minum barang setetes.

Malam itu kami tidur agak cepat maklum jam 2 dini hari besoknya kami harus bersiap untuk perjalanan Sunrise Tour ke Puncak Sikunir. Kami berangkat pukul 02.00 dini hari dilengkapi dengan jaket tebal dan syal melingkari leher, menyusuri jalanan desa yang sepi bersama seorang pemandu, Mas Dwi. Udara yang dingin menggigit membuat nafas kami yang memburu di jalanan yang kian menanjak menguap.

Toni mulai terengah-engah dan berhenti sesekali kemudian dia mengeluh bahwa dadanya sesak dan mulai mengeluarkan obat semprotnya. Saya kaget bukan main, ternyata Toni mengidap asma untung tidak terjadi sesuatu yang fatal selama perjalanan. Saya takut membayangkan sesuatu yang buruk terjadi untungnya tidak. Ditengah perjalanan kami bertemu anjing yang mengikuti kami hingga akhir perjalanan yang kami panggil Bob.

Meskipun udara mengginggit tak urung kami mulai berkeringat karena medan yang cukup menantang, kami tiba di Desa Sembungan -Desa tertinggi di Pulau Jawa- sebelum adzan subuh berkumandang dan mulai mendaki bukit Sikunir.

Jalanan sunyi, sesekali terdengar suara katak dan pekik jangkrik di kejauhan menambah syahdu suasana. Kami harus berhati-hati karena jalur yang kami daki selain terjal dan curam juga licin, maklum tangganya terbuat dari tanah jadi begitu hujan turun jalanan menjadi licin. Kami saling membantu mengulurkan tangan bagi yang kesulitan, dan medan yang terjal terbayar dengan pemandangan indah yang terhampar luas di depan kami. 

Kami bisa melihat Gunung Sindoro, Sumbing dan Perahu dari sana ketika Fajar merekah untuk pertama kali. Memancarkan sinar keemasan cantik dan menenangkan hati, begitu besar kuasa Tuhan menciptakan pemandangan yang begitu menakjubkan. 





Tahun 2009 merupakan tahun pertama warga Dieng memperkenalkan Sunrise Tour bagi para pengunjung yang ingin menikmati pemandangan indah dari puncak Sikunir. Berbeda dengan beberapa tahun belakangan ini, dulu kita bisa menikmati sunrise dalam keheningan yang memabukkan bukanya diantara lautan manusia yang berebut selfie :D.

Nah itu tadi pengalaman pertama jadi pemandu wisata yang sangat membekas hingga kini. Terima kasih mbak Dini dan Mbak Marita yang melemparkan tema yang pertama dan ini adalah cerita saya. Lanjutan cerita destinasi lainnya menyusul ya.