LKS SMK XXVII: KOMPETEN MENYONGSONG INDUSTRI 4.0

Yogyakarta 

8 Juli 2019 lalu saya berkesempatan untuk hadir dalam acara pembukaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK ke XXVII (27) yang dihelat di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tahun ini Yogyakarta ditunjuk sebagai tuan rumah LKS SMK XXVII setelah tahun 2018 lalu Solo yang di dapuk. Mengusung tema “Kompeten Menyongsong Industri 4.0”, total ada 34 kontingen yang hadir dari 34 Provinsi dan ikut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan LKS SMK XXVII ini termasuk Maluku Utara, Sumatera Selatan juga Riau. Lomba akan berlangsung di Jogja Expo Center (JEC), Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, SMK Negeri 6 Yogyakarta dan Hotel Grand Daffam Yogyakarta. 

Suasana hangat dan akrab terasa di ruangan Sportorium UMY ini. Acara pembukaan dimulai pukul 09.00 yang menghadirkan penampilan dari berbagai kontingen. Ada Orkestra dari SMK 2 Kasihan Bantul yang menampilkan penyanyi solo maupun grup. Suara penyanyi solonya sungguh keren…merdu sekaligus menggelegar. Disusul berbagai penampilan dari berbagai kontingen seperti tari-tarian dari Sumatera Selatan, Riau dan juga menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza dipimpin oleh Orkestra SMK 2 Kasihan Bantul. 



Kompeten & Siap Bersaing

Selepas pembacaan doa, acara dilanjutkan dengan pemberian kata sambutan pertama oleh Direktur
Bakrun-Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud RI
Pembinaan SMK Kemendikbud, Bapak Bakrun yang menegaskan bahwa LKS SMK ini membuka peluang bagi para siswa SMK untuk meningkatkan daya saing agar memiliki jiwa tangguh, jujur dan disiplin sekaligus mempromosikan kompetensi siswa SMK. 

Dilanjutkan sambutan oleh Sekretaris Jenderal Kemendikbud Republik Indonesia Bapak Didik Suhardi selaku perwakilan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang berhalangan hadir. Pak Didik mengatakan ajang LKS SMK ini sekaligus menjembatani sekolah yang belum punya partner di dunia kerja, sehingga membuka koneksi yang saling menguntungkan bagi sekolah, lulusan dan pelaku usaha itu sendiri. Total akan ada 32 bidang kompetensi yang akan dilombakan dari tanggal 9 sampai 11 Juli 2019. Tak hanya lomba kompetensi tapi juga akan ada workshop, job matching, pameran produk, fashion show dan juga sertifikasi keahlian yang dapat diikuti.




Beliau juga menuturkan bahwa banyak potensi yang dimiliki oleh para siswa SMK yang belum tergali dan terekspos sehingga masih banyak yang memandang sebelah mata. Ajang ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan nilai lebih para siswa SMK sehingga mereka mampu bersaing di sunia kerja sebagai lulusan yang siap terjun di lapangan. 

Dilirik Negara Maju

Sambutan terakhir dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X yang menegaskan bahwa siswa SMK patut diapresiasi karena apa yang mereka capai saat ini melalui proses yang panjang. Apalagi beberapa siswa berhasil meraih juara di tingkat Internasional yang membuat beberapa negara maju seperti Amerika, Korea, Singapore ingin menawarkan beasiswa bagi siswa SMK berprestasi. 

Tuh kan memang benar apa kata pepatah “Don’t judge the book by it’s cover” tidak semua yang terlihat itu yang sesungguhnya. Meskipun sering dipandang sebelah mata tapi sedikit demi sedikit para adik-adik SMK ini mampu membuktikan diri bahwa mereka juga tidak kalah dengan yang lain. Bravo SMK.. SMK BISA!! 


Bergada-Maskot LKS SMK XXVII

Bergada-Maskot LKS SMK XXVII
Selesai sambutan dari ketiga tokoh penting tersebut, acara dibuka dengan pemukulan Gong yang menandakan bahwa Lomba Kompetensi SMK XXVII resmi dibuka. Gemuruh tepuk tangan membahana di seantero ruangan. Dilanjutkan dengan penyerahan maskot LKS SMK XXVII yang diberi nama Bergada yang memiliki filosofi Jiwa Ksatria dan Semangat Sportivitas dari Gubernur DIY kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.


Setelah itu dilanjutkan dengan penyerahan piala bergilir Juara Umum LKS SMK 2018 yang diraih Provinsi DKI Jakarta oleh Sekjen Kemendikbud RI kepada Gubernur DIY untuk diserahkan kepada Juara umum tahun 2019. Saya jadi deg-degan kira-kira juara umum selanjutnya akan disabet oleh provinsi mana ya? Ada ide? 




Oiya acara pembukaan masih terus berlangsung hingga pukul 11.30 dimana ada banyak hiburan lagu yang ditampilkan oleh Orkestra SMK 2 Kasihan Bantul yang menyanyikan lagu SMK BISA, Jogjakarta juga Tanah Air yang juga dimeriahkan dengan penampilan Brisia Jodie, penyanyi Indonesia asal Yogyakarta. Total ada 5 lagu yang dibawakan oleh Brisia Jodie, 3 lagunya sendiri ditambah dua lagu dari penyanyi Reza Artamevia berjudul “Berharap Tak Berpisah” dan juga “Harus Bahagia” milik Yura Yunita yang menutup acara siang itu.

Brisia Jodie

Oiya untuk info lengkap mengenai LKS SMK 2019 bisa dilihat di akun sosial media milik Dikdasmen Kemendikbud dibawah ini ya:
 * Twitter: https://www.twitter.com/DikdasmenDikbud

* Instagram: https://www.instagram.com/dikdasmen_kemdikbud

Siapa tahu tahun depan ada yang pengen ikutan juga, biar bisa mempersiapkan diri sejak sekarang.

Selamat berjuang ya adik-adik SMK dari seluruh Nusantara!!

Comments

  1. Whaaa... asik banget acaranya ya mbak. Bener2 bikin semangat anak2 smk. Btw anyway aku dah lama banget ga ke umy. Jadi kangen yk nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak..apalagi pas dinyanyiin lagu SMK BISA ikut merinding..suara penyanyinya juga keren :D

      Delete
  2. Seru bgt ya kayaknya event ini. Itu maskotnya lucuuuu.. deh. Semoga anak2 muda makin giat berkarya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya lucu mbak tapi kasian lho capek pakai kostum maskot begitu panas pulak hehhe amin semoga anak-anak muda semakin maju :)

      Delete
  3. Betapa dunia berkembang begitu pesat. Sekarang dah 4.0 aja, dulu pas kuliah masih belajar seputar industri 2.0 padahal. Anyway anak-anak SMK sekarang juga keren-keren, bahkan sampai go internasional ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dan banyak kesempatan belajar terbuka luas untuk anak SMK...

      Delete
  4. Anak SMK sekarang emang keren, udah bisa main coding juga. Makin banyak prestasinya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak banyak hal yang bisa mereka ciptakan, jangan lagi memandang sebelah mata terhadap lulusan SMK

      Delete
  5. suka banget sama acara seperti ini, acara positif yang harus sering diadakan dan sering diberitakan biar kasih inspirasi ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju..selain mengasah kemampuan secara akademik juga menempa mental biar jadi orang yang tangguh

      Delete
  6. Iya, dulu image SMK kurang bagus karena memang mungkin dikelilingi SMK yang demikian. Semenjak rumahnya tetanggan sama SMK favorit, mengubah semua pandangan. SMK kalau dikelola bagus juga oke banget kok. Bahkan bisa bersaing ke mancanegara.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak padahal banyak lulusan SMK yang berhasil ya..

      Delete
  7. SMK makin bersinar y mba..kapan itu aku baca ada siswi2 SMK yg memperagakan karyanya di LN.. wih..turut bangga aku...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak..SMK juga bisa berkarya dan go internasional :)

      Delete
  8. Aku lihat anak SMK sekarang lebih siap saat keluar sekolah ke dunia kerja, walau anak SMA pun juga udah ada yang siap. Tapi kalo SMK mereka sudah punya modal dulu mau melangkah kemana.

    ReplyDelete
  9. Amazing banget nih eventnya untuk para kawula muda.Jadi bangga nih pilihan mereka seperti jenjang SMK yang bisa mendapat lebih pengalaman di masyarakat luas nantinya

    ReplyDelete
  10. Pas bener ni. Putri sulungku memilih SMK dan baru saja masuk. Semoga tahun depan bisa ikutan event sekeren di atas.

    ReplyDelete
  11. Aku dari dulu bangga loh dengan lulusan SMK, apalagi anak sulungku juga lulusan ini. Bahkan dia sekarang bekerja dengan modal ijazah SMK nya, sambil menyelesaikan skripsi

    ReplyDelete
  12. Sekarang nggak perlu gengsi sekolah di SMK ya? Banyak banget yang bisa berprestasi. Lha dulu SMK tuh identik sama tawuran je

    ReplyDelete
  13. Seru ya eventnya sayang pas lagi nggak bisa datang buat nonton acaranya, keren deh ketemu anak muda berbakat dan kreatif, kapan dong Semarang jadi tuan rumah

    ReplyDelete
  14. Jooozzz memang anak SMK, aku pun menyarankan anakku untuk masuk SMK agar punya keahlian khusus. Hari gini lhooo... butuh skill extra untuk bisa mengatasi persaingan bisnis yang kian hari kian menuju ke arah digital. Go goooo SMK :*

    ReplyDelete
  15. Aku nggak krmari Miss. Cuma ke UNY doang hahahah.
    Ya Allah bangga radanya missm mereka berprestasi semuanya. Pengen punya anak yang cerdas juga gemes hehehhehe

    ReplyDelete
  16. Sudah bukan lagi ada kata miring tentang kualitas anak SMK ya sekarang, karena dengan keahlian khusus ,mereka bahkan bisa mengungguli sekolah umum karena siap terjun kelapangan. Bisa jadi referensi nih...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

RITUAL SAKRAL BAGI SANG WALET

Cara Membedakan Jam Tangan Fossil Ori dan KW

LIMA ALASAN THE WUJIL JADI DESTINASI LIBURAN ASIK!