Friday, November 30, 2018

BUKU: BARANG KOLEKSI SEUMUR HIDUP


Kata simbah saya dulu, manusia itu sejatinya tukang nyusuh alias tukang nimbun entah itu barang ataupun makanan. Coba amati sekeliling rumah kalian pasti penuh barang, entah itu benar-benar dibutuhkan atau ada karena sekedar pengen. Hayoo ngaku siapa yang sering beli ini itu karena kalap diskonan? pasti banyaklah ya apalagi kita kaum perempuan ini sudah ditakdirkan menyukai yang indah-indah. Jadi kalau lihat yang indah-indah pasti bawaannya pengen diangkut deh.

Well back to the topic, saya sendiri punya beberapa koleksi di rumah yang jelas ada adalah buku karena saya ini seorang penimbun buku dan saya pernah cerita tentang hal ini disini. Kebiasaan buruk yang baru hilang setelah saya punya dua anak, tapi saya agak was-was juga soalnya ini sudah deket sama harbolnas takut kalap kaya tahun lalu yang bikin tabungan jebol dan dompet menjerit keras :D. 

Semoga harbolnas tahun ini bumil bisa lebih menjaga mata, hati dan juga dompet ya. Biar nggak kalap dan ngerampok tabungan sendiri :D. Sebagai seorang yang gemar membaca buku terlebih lagi membeli buku sejak di bangku SMP, tak heran jika rak buku dirumah itu sampe ada 3 buah. 1 lemari besar rak buku kaca, 1 rak 3 sap ukuran 3x3, dan 1 rak kecil di kamar ukuran 1x1. Untung suami saya menerima kelemahan saya terhadap buku :D. Makasih lho mas, I lap yu puuul lah :*


Selain karena hobi dan koleksi, buku juga bisa digunakan sebagai asesoris interior ruangan lho gaes dan kalau tidak salah ingat saya pernah baca kalu buku itu juga bisa digunakan sebagai peredam suara. Wow!! Tapi ini kalau koleksi bukunya benar-benar banyak kali ya...

Buku-buku yang saya punyai sangat beragam, kebanyakan sih fiksi. Mulai fiksi fantasi macam Harry Potter, Eragon, Narnia, Abarat dan sejenisnya. Lalu ada teenlit, chicklit, historical romance, thriller, sejarah juga ada. Oiya tak ketinggalan buku anak yang berisi banyak cerita dongeng dan pembelajaran juga. Bisa dibilang saya suka banyak genre buku tapi bukan buku pelajaran ya gaes, kalau itu jelas bikin pusing. Enough for now...

Salah satu koleksi terbanyak saya adalah novel-novel karangan Budhe Agatha Christie. Saya punya hampir semua koleksinya mulai dari edisi lama hingga terbitan terbaru. Beberapa koleksi memang saya beli dari bekas persewaan buku yang bangkrut tapi kondisi masih bagus jadi tidak masalah. Palingan cuma ganti sampul plastik saja dan masih terlihat bagus dan rapi. Saya juga punya beberapa edisi bahasa inggrisnya.


Selain Agatha Christhie ada satu lagi penulis luar yang saya kagumi karyanya dan rela nabung demi beli satu bundel bukunya yang harganya aduhai. Jacqueline Wilson, pengarang buku anak asal Inggris ini berhasil membius saya dengan ceritanya yang memikat. Kebanyakan tokohnya adalah anak-anak usil dan bisa dicap nakal oleh orang disekitarnya. Namun dari sana kita bisa memetik banyak hikmah. Dan membaca bukunya itu selalu bikin happy karena banyak kejutan dan jadi bisa membayangkan jalan pikiran seorang anak yang kadang sangat sederhana. 

Nah itu dia barang koleksi saya di rumah, yang kayaknya nggak akan pernah rela saya jual..Kalau kalian sendiri punya koleksi apa di rumah nih gaes?

#Day11#BPN30DayBlogChallenge2018

7 comments:

  1. Sama buku juga aku koleksi, di rumah ortu dan rumahku sendiri banyak bukunya di kamar :)

    ReplyDelete
  2. Dakuuu kalau ada pameran buku sering kalap bun hihihi

    ReplyDelete
  3. Hehehe.. Cerita ttg anak yg dicap nakal ini emang seru. Ada bnyk buku yg serupa dan aku jg suka

    ReplyDelete
  4. emang nii Mba Dani punya buku banyak banget :") mantaap betul. Cerita tentang anak pernah liat dulu pas SMA di Perpusda, tapi baru diliat sampulnya doang hehe. Dulu belum tertarik tapi sekarang tertarik deh hehe

    ReplyDelete
  5. Selerasanya sama, Dan, hehehe tapi sejak pindah ke Semarang, banyak koleksi yang entah ke mana huhuhu

    ReplyDelete
  6. Ternyata banyak banget yang koleksi buku ya Mbak. Termasuk aku... tapi koleksianku nggak begitu banyak. Pada hilang. Pinginnya koleksi gelang kalung unik etnik. Dulu pernah punya, tapi pindah pada hilang.

    ReplyDelete
  7. Aku juga suka lemah terhadap buku. Kalo udah baca, apalagi yg ceritanya bagus, pengennya disimpen. Tapi ruangannya udah penuh sesak. Huhu

    ReplyDelete